Connect with us

Bitung

Wujudkan Pendidikan Berbasis Digital, Pemkot Bitung Dan Unima Teken MoU

Dimuat

pada

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dengan Rektor Unima, Prof Dr Deitje Adolfien Katuuk, Kamis (17/06/2021)

BITUNG—Komitmen Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar mewujudkan pendidikan berbasis digital bukan hanya isapan jempol belaka.

Pasalnya, pendidikan berbasis digital yang merupakan salah satu program unggulan Maurits-Hengky perlahan mulai ditunaikan.

Hal ini dibuktikan dengan pemkot Bitung menjalin kerjasama lewat penandatangan MoU bersama pihak Universitas Manado (Unima) tentang Tri Drama Perguruan Tinggi, yang berlansgung, di Guest House Rumah Jabatan Wali Kota dilakukan, Kamis (17/06/2021).

Penandatangan MoU itu sendiri dilakukan Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dengan Rektor Unima, Prof Dr Deitje Adolfien Katuuk MPd disaksikan Plt Asisten I, Julius Ondang yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Maurits pada kesempatan itu menjelaskan terkait sejumlah hal yang dilakukan bersama Wakilnya Hengky Honandar tentang bagaimana meningkatkan serta merubah wajah pendidikan di Kota Bitung.

“Dengan adanya program mengenai digitalisasi dan pendidikan diharapkan dapat mendongkrak APM serta memberantas ketertinggalan pendidikan lewat program dan kerja nyata,” ujar Maurits disela-sela penandatangan MoU.

Menurutnya, pencapaian etos kerja sejalan dengan semangat Dr Sam Ratulangi yang menginginkan SDM menjadi maju.

Tak hanya itu, kesempatan itu juga Maurits membeberkan soal Program 1000 titik WiFi yang saat ini terus berproses.

“Program 1000 titik WiFi ini nantinya bakal menunjang pembelajaran online. Sehingga metode guru menjemput murid, implementasi dari pendidikan nantinya dipadukan dengan digital melalui komunitas belajar,” ungkapnya.

Lanjutnya, terkait dengan hard skill pemerintah bersedia akan mengajarkan melalui pelatihan. Ketika memiliki hard and soft skill kata dia, dengan sendirinya mereka akan siap untuk di “jual”.

 “SDM kita yang sudah sarjana akan kita tambah sedikit soft skill dan akan kita “jual”,” tuturnya.

Dia pun berharap, Unima bisa ikut mendesain pelajaran di komunitas dengan dengan menyiapkan materi pembelajaran dipadukan dengan tim digital yang telah siap.

“Outputnya dari komunitas nanti akan diberikan sertifikasi kepada masyarakat yang ikut dan dinyatakan lulus dan itu kami serahkan sepenuhnya kepada Unima,” pungkasnya.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?